ZMedia Purwodadi

PDAM Tirta Raja OKU Tunjukkan Komitmen Nyata Perbaiki Kualitas Distribusi Air

Table of Contents

Baturaja, OKU - Keluhan masyarakat terkait kualitas air bersih langsung direspons cepat oleh PDAM Tirta Raja OKU bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pengurasan jaringan perpipaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dilakukan di sejumlah titik di Kota Baturaja, Jumat 24 April 2026 pagi.

Kegiatan tersebut dipantau langsung Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, didampingi Direktur Perumda Tirta Raja, Bertho Darmo Poedjo Asmanto.

Bupati OKU mengatakan pengurasan jaringan pipa dilakukan sebagai langkah nyata merespons keluhan pelanggan terkait kualitas air yang diterima di rumah.

“Pengurasan pipa jaringan air dilakukan di beberapa titik di Kota Baturaja. Ini bentuk respons terhadap masukan masyarakat yang menginginkan kualitas air lebih baik dan bersih,” ujar Teddy.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten OKU ingin memastikan proses pengurasan perpipaan berjalan optimal sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin baik.

Teddy menegaskan pemerintah daerah bersama PDAM Tirta Raja OKU memiliki komitmen menghadirkan air bersih dan jernih bagi masyarakat Baturaja.

“Alhamdulillah hari ini sudah dijawab oleh pihak PDAM Tirta Raja. Kami memastikan seluruh jaringan pipa di Kota Baturaja dapat mengalirkan air bersih dan jernih,” tegasnya.

Bupati OKU meminta kegiatan pengurasan jaringan perpipaan dilakukan secara rutin agar kualitas distribusi air tetap terjaga.

Menurut Teddy, perbaikan layanan membutuhkan proses dan kerja berkelanjutan. Karena itu, dukungan masyarakat sangat diperlukan agar pelayanan PDAM Tirta Raja OKU terus meningkat.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat PDAM Tirta Raja dalam menindaklanjuti keluhan pelanggan terkait kualitas air.

“Kegiatan ini diharapkan rutin dilakukan, bisa tiga bulan, empat bulan, atau satu tahun sekali sesuai kebutuhan teknis,” katanya.

Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Raja, Bertho Darmo Poedjo Asmanto, menjelaskan pengurasan tahap awal dilakukan pada jaringan WTP Bakung.

Sedikitnya terdapat empat titik pembuangan yang dilakukan pengurasan. Dua titik berada di kawasan Bakung Baturaja dan dua titik lainnya di Jalan Lintas Sumatera.

Dari hasil pengurasan tersebut, endapan lumpur yang selama bertahun-tahun berada di dalam jaringan perpipaan berhasil dikeluarkan.

“Setelah dilakukan uji coba, ternyata volume lumpur sangat banyak di dalam pipa,” jelas Bertho.

Untuk membersihkan endapan lumpur, PDAM Tirta Raja OKU menggunakan teknik pendorongan air bertekanan tinggi dari WTP Bakung dengan alat khusus.

Metode tersebut dinilai efektif membersihkan saluran perpipaan sehingga kualitas air yang diterima pelanggan menjadi lebih baik dan jernih.

Bertho mengatakan proses pengurasan berlangsung sekitar 30 menit hingga satu jam di setiap titik pengurasan.

“Seluruh titik hari ini dikuras. Mudah-mudahan selesai antara 30 menit sampai satu jam. Untuk pelanggan terdampak sebanyak 140 sambungan rumah,” ujarnya.

Turut mendampingi Bupati OKU dalam kegiatan tersebut di antaranya Asisten II Hasan HD, Asisten III Romson Fitri, Camat Baturaja Timur Doni Herdadi, serta Kepala Dinas Perkim Muzaim Aliansyah.

Langkah pengurasan jaringan pipa ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kualitas distribusi air bersih bagi pelanggan PDAM Tirta Raja OKU di Kota Baturaja. (Red)