Kapolres Agung Tribawanto Pimpin Apel Pengamanan Lebaran di Pasaman Barat
Pasaman Barat – Kapolres Pasaman Barat secara langsung memimpin pelaksanaan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026”, yang digelar untuk memastikan kesiapan pengamanan selama perayaan 1447 Hijriah.
Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel kepolisian dari berbagai satuan kerja di wilayah hukum . Kegiatan ini bertujuan menyatukan komando, menyinkronkan langkah, serta memastikan kesiapan penuh seluruh elemen dalam menjalankan tugas operasional pengamanan selama masa libur Lebaran.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Operasi “Ketupat 2026” memiliki tiga fokus utama. Pertama, menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah, terutama pada titik-titik keramaian, jalur mudik dan balik, serta tempat-tempat ibadah. Kedua, memastikan kelancaran mobilitas masyarakat melalui optimalisasi pengaturan lalu lintas. Ketiga, memberikan pelayanan publik yang ramah dan responsif kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan selama musim libur.
“Kita telah melakukan persiapan matang mulai dari penyusunan rencana operasional, penempatan personel di pos-pos strategis, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait seperti pemerintah daerah, TNI, dan organisasi masyarakat. Semua ini dilakukan agar Idul Fitri tahun ini dapat dirayakan dengan aman, damai, dan penuh berkah,” ujar Kapolres.
Selain itu, para personel yang terlibat dalam operasi juga telah mendapatkan pembekalan terkait protokol pelayanan kepada masyarakat, penanganan situasi darurat, serta langkah-langkah pencegahan kejahatan yang biasanya meningkat menjelang dan selama perayaan Lebaran.
Beberapa langkah konkret yang akan diterapkan selama operasi berlangsung antara lain peningkatan patroli di wilayah rawan kejahatan, pendirian pos bantuan masyarakat di titik-titik strategis, serta pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” dijadwalkan berlangsung mulai beberapa hari sebelum Idul Fitri hingga selesainya arus mudik dan arus balik, dengan pola pengamanan yang disesuaikan dengan dinamika kebutuhan masyarakat di wilayah Pasaman Barat.
