ZMedia Purwodadi

Ophilbas; Tahun baru Ketua Baru, RASH Dorong Regenerasi Pemuda Berbasis Musyawarah dan Pemberdayaan

Table of Contents

 


Padang — Musyawarah Pemuda (MUSDA) OPHILBAS Tahun 2025 resmi digelar di Masjid Darussalam, Hilalang, Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting regenerasi kepemimpinan pemuda sekaligus penguatan arah organisasi ke depan.

MUSDA OPHILBAS 2025 berlangsung melalui tahapan sidang pleno yang sistematis, dimulai dari Sidang Pleno I hingga Pleno IV, dengan agenda utama pembahasan AD/ART, program kerja, laporan pertanggungjawaban pengurus lama, hingga pemilihan Ketua Umum OPHILBAS periode 2025–2028.

Kegiatan ini turut melibatkan unsur ninik mamak, perangkat nagari, tokoh masyarakat, serta pemuda setempat.

Kegiatan MUSDA ini mendapat dukungan dan pendampingan langsung dari Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera (RASH) sebagai mitra pemberdayaan kepemudaan.

Ketua Yayasan RASH: MUSDA adalah Sekolah Demokrasi Pemuda

Ketua Yayasan RASH, Febryandi Putra, menegaskan bahwa MUSDA OPHILBAS bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga ruang pembelajaran demokrasi bagi generasi muda.


“MUSDA ini adalah sekolah demokrasi pemuda. Di sini adik-adik belajar tata cara bersidang, menyampaikan gagasan, menghormati perbedaan pendapat, dan mengambil keputusan secara kolektif. Inilah fondasi kepemimpinan yang ingin kami dorong melalui RASH,” ujar Febryandi.

Ia menambahkan, RASH berkomitmen untuk terus mendampingi organisasi-organisasi pemuda agar tumbuh sebagai kekuatan sosial yang konstruktif dan berakar pada nilai budaya serta kepentingan masyarakat.

“Pemuda tidak boleh hanya hadir sebagai penonton. Mereka harus dibekali kapasitas, integritas, dan keberanian untuk memimpin. OPHILBAS menunjukkan bahwa pemuda nagari mampu menjalankan proses organisasi secara dewasa dan bermartabat,” tambahnya.

Founder RASH: OPHILBAS Contoh Organisasi Pemuda Berbasis Nilai Nagari

Sementara itu, Founder Yayasan RASH sekaligus pemberdaya kegiatan, Rifki Fernanda Sikumbang, menilai MUSDA OPHILBAS sebagai contoh baik konsolidasi pemuda berbasis nilai adat dan sosial.

“OPHILBAS ini bukan organisasi instan. Ia tumbuh dari akar nagari, menghormati ninik mamak, dan tetap adaptif dengan tantangan zaman. RASH hadir untuk memastikan proses ini berjalan sehat dan berkelanjutan,” jelas Rifki.

Menurutnya, keberhasilan MUSDA tidak diukur dari siapa yang terpilih, melainkan dari seberapa kuat legitimasi proses dan partisipasi pemuda di dalamnya.

Ketua Demisioner Estafet Kepemimpinan Harus Dijaga

Ketua Umum OPHILBAS demisioner menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta MUSDA dan dukungan berbagai pihak.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan selama masa kepengurusan. Namun melalui MUSDA ini, kami berharap estafet kepemimpinan berjalan dengan semangat persatuan dan perbaikan,” ujar Geliandris.

Ia juga berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis, sekaligus menghadirkan inovasi baru bagi pemuda Hilalang dan Batang Kabung.

Ketua Terpilih: Siap Satukan Pemuda dan Jalankan Rekomendasi MUSDA

Ketua Umum OPHILBAS terpilih periode 2025–2028 dalam sambutannya menyatakan komitmen untuk menjalankan amanah MUSDA dan merangkul seluruh elemen pemuda.

“Kemenangan ini bukan milik pribadi, tapi milik seluruh pemuda OPHILBAS. Tugas utama kami adalah menyatukan, memberdayakan, dan menjalankan rekomendasi MUSDA sebagai pedoman kerja organisasi,” tegas pemuda yang akrab di sapa Awek tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan tokoh adat, masyarakat, serta lembaga pendamping seperti RASH dalam mewujudkan pemuda yang berdaya dan berkontribusi nyata bagi lingkungan.

Penutup

MUSDA OPHILBAS 2025 menegaskan bahwa organisasi pemuda di tingkat lokal mampu menjalankan proses demokrasi secara tertib, inklusif, dan bermartabat. Dengan dukungan Yayasan RASH, OPHILBAS diharapkan menjadi motor penggerak pemuda nagari yang progresif, berbudaya, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.