ZMedia Purwodadi

Curah Hujan Tinggi, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq Serukan Kewaspadaan Pengguna Jalan

Table of Contents

 


Padang – Intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir di berbagai wilayah Sumatera Barat membawa dampak serius bagi keselamatan pengguna jalan. Kondisi jalan yang licin, jarak pandang terbatas, genangan air, hingga ancaman tanah longsor menjadi risiko nyata yang harus dihadapi para pengendara setiap harinya.

Situasi tersebut menjadi perhatian utama Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq. Sebagai perwira menengah Polri yang bertanggung jawab langsung terhadap keselamatan lalu lintas di Ranah Minang, ia secara konsisten mengedepankan pendekatan humanis dalam menyampaikan imbauan kepada masyarakat.

Menurut Kombes Pol. Reza, keselamatan berlalu lintas bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus tertanam dalam setiap perilaku berkendara. Ia menegaskan bahwa curah hujan tinggi telah menyebabkan sejumlah ruas jalan di Sumatera Barat masuk dalam kategori rawan kecelakaan, terutama di wilayah perbukitan dan jalur dengan drainase yang kurang optimal.

“Kecepatan menjadi faktor utama penyebab kecelakaan saat hujan. Banyak pengendara masih memacu kendaraan tanpa mempertimbangkan kondisi jalan yang licin,” ujarnya. Ia mengingatkan, pengurangan kecepatan serta menjaga jarak aman antar kendaraan dapat secara signifikan menekan risiko kecelakaan.

Selain itu, Dirlantas Polda Sumbar juga menekankan pentingnya penggunaan lampu utama saat hujan deras. Langkah sederhana ini dinilai efektif untuk meningkatkan jarak pandang dan membantu pengendara lain mengenali keberadaan kendaraan di sekitarnya.

Jalur rawan longsor turut menjadi perhatian khusus. Kombes Pol. Reza mengimbau pengendara agar tidak berhenti atau berteduh di bawah tebing, lereng, maupun pepohonan besar saat hujan lebat. Menepi di lokasi yang tidak aman justru dapat membahayakan keselamatan jiwa.

Dalam kondisi darurat seperti longsor, masyarakat diminta tidak memaksakan diri menerobos material yang menutupi jalan. “Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Hentikan kendaraan di tempat aman dan segera laporkan kepada petugas,” tegasnya.

Pendekatan yang dibangun Dirlantas Polda Sumbar tidak semata bersifat instruktif, tetapi juga persuasif. Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan sesama pengguna jalan.

Di tengah cuaca ekstrem, kehadiran personel Polantas di lapangan terus dioptimalkan. Namun demikian, Kombes Pol. Reza menegaskan bahwa peran aktif dan kesadaran masyarakat tetap menjadi kunci utama terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib.

“Lebih baik tiba sedikit terlambat, daripada tidak pernah sampai,” menjadi pesan moral yang terus digaungkan. Melalui imbauan yang konsisten dan pendekatan yang menyentuh sisi kemanusiaan, Dirlantas Polda Sumbar berharap masyarakat Sumatera Barat semakin bijak dan berhati-hati dalam berkendara, khususnya di musim hujan demi keselamatan bersama.